Senin, 02 November 2015

11 Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh Yang Luar Biasa


Advertisement
Belimbing merupakan buah yang berasal dari wilayah negara dengan iklim tropis. Buahnya berwarna kekuningan bila sudah matang, dengan bentuk buah yang banyak  digemari orang. Buah belimbing  rasanya sangat menyegarkan, sehingga sering diolah menjadi berbagai macam resep masakan. Selain dari pada rasanya yang menggoyang lidah, buah belimbing juga sangat baik bagi kesehatan dan juga memberikan manfaat bagi kecantikan.
Manfaat Belimbing Bagi Kesehatan
Belimbing adalah salah satu buah eksotis yang kaya manfaat. Sekitar 100 gram buah belimbing, menyediakan 31 kalori yang jauh lebih rendah daripada untuk buah-buahan tropis populer lainnya. Selain itu, sejumlah nutrisi penting, antioksidan, dan vitamin mengandung sejumlah manfaat belimbing untuk kesehatan, seperti berikut 1)  :
1. Menyehatkan Pencernaan
Buah beserta kulit belimbing memberikan pasokan serat makanan. Serat membantu mencegah penyerapan kolesterol LDL pada makanan dalam usus. Serat  juga akan membantu melindungi selaput lendir usus dari paparan zat beracun dengan mengikat bahan kimia penyebab kanker di usus besar. Kandungan serat pada belimbing membuat pencernaan lebih sehat dan menghindarkan dari resiko gejala kanker usus besar.
2. Pencegahan Kanker
manfaat belimbing memberikan vitamin C yang merupakan  pencegahan terhadap serangan gejala kanker. Belimbing mengandung vitamin C dalam jumlah yang besar. Vitamin C adalah antioksidan alami yang kuat. Sekitar 100 g buah belimbing akan memberikan 34,7 mg atau sekitar 57% asupan vitamin C yang dibutuhkan setiap hari. Secara umum, manfaat buah-buahan yang kaya vitamin C akan membantu tubuh manusia mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi, radikal bebas dan anti inflamasi bagi tubuh.
Top Untuk Kanker
3. Kaya Antioksidan
Belimbing kaya akan antioksidan seperti flavonoid polifenol. Beberapa jenis flavonoid yang penting ini termasuk quercetin, epicatechin, dan asam galat. Total polifenol dalam buah ini mencapai 43 mg / 100 g. Senyawa ini membantu melindungi dari,  dari efek kerusakan akibat radikal bebas.
4. Meningkatkan Kerja Enzim
Selain itu, belimbing merupakan sumber vitamin B kompleks seperti folat, riboflavin, dan piridoksin (vitamin B-6). Secara bersama-sama, vitamin ini membantu sebagai co-faktor enzim dalam metabolisme serta mendukung berbagai fungsi sintetis enzim dalam tubuh.
Buah Belimbing
Buah Belimbing
5. Mengatasi  Tekanan Darah Tinggi
Belimbing mengandung sejumlah mineral dan elektrolit seperti kalium, fosfor, seng dan besi. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh, yang membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah. Dengan demikian, akan menekan pengaruh buruk dari sodium. Penyembuhan hipertensi banyak dilakukan dengan terapi belimbing, dengan mengkonsumsinya secara rutin.
6. Mengatasi Gangguan Ginjal
sponsored links
Jika seseorang mengalami keluhan gangguan ginjal, maka belimbing dapat dikonsumsi karena memiliki konsentrasi yang sangat tinggi terhadap asam oksalat. Para ilmuwan menganggapnya sebagai senyawa anti nutrisi, seperti mengganggu penyerapan dan metabolisme beberapa mineral alami seperti kalsium, magnesium dan sebagainya.
7. Mengurangi Kadar kolesterol jahat
Pada belimbing terdapat zat pektin yang mengurangi kolesterol dalam darah. Pektin mengikat kolesterol dan mengeluarkan asam empedu pada sekresinya. Tentu saja hal ini sangat baik bagi penderita gejala penyakit diabetes.
Manfaat Belimbing Bagi Kecantikan
Seperti kandungan baik yang sudah dijelaskan sebelumnya, belimbing mampu mencegah dan menangani berbagai permasalahan kesehatan. Selain itu, manfaat belimbing juga digunakan sebagai perawatan kecantikan, berikut diantaranya :
  1. Belimbing memberikan nutrisi lain yang baik untuk rambut. Belimbing adalah obat alami yang sangat baik untuk rambut rontok karena merupakan sumber antioksidan yang baik dan vitamin C yang dapat membantu menunda proses penuaan.
  2. Vitamin B Kompleks, sangat penting untuk pertumbuhan rambut dan membantu dalam menjaga rambut kuat dan sehat, banyak tersedia dalam buah belimbing.
  3. Makan buah belimbing atau menggunakan belimbing langsung pada kulit berjerawat atau kulit berminyak sebagai masker wajah.
  4. Belimbing mengandung seng yang mengurangi kecenderungan jerawat. Ini sepenuhnya direkomendasikan untuk orang dari segala usia karena memiliki efek antimikroba.
Kandungan Gizi Buah Belimbing
Kandungan belimbing yang paling melimpah adalah vitamin C, seperti yang terkandung pada manfaat jerukmanfaat lemon dan manfaat jambu biji. Vitamin A pada belimbng menghasilkan antioksidan yang baik bagi tubuh. Zat-zat pembangun lain, seperti mineral, folat, fiber(serat), berikut ini beberapa diantaranya:
  • Kalori – Satu porsi buah belimbing  setara dengan sekitar 2 persen  nilai harian untuk kalori, dengan asumsi diet harian 2.000 kalori. Karbohidrat menyediakan sekitar 30 kalori dalam satu porsi buah belimbing.
  • Karbohidrat – Belimbing mengandung 9,5 g karbohidrat per porsi, termasuk 2,5 g serat makanan. Belimbing memberikan 3 persen dari nilai harian karbohidrat dan 10 persen dari kebutuhan serat harian.
  • Protein dan Lemak – Satu porsi buah belimbing mengandung 1 gram protein, yang merupakan 2 persen dari kebutuhan harian. Belimbing juga memiliki 1 g lemak, yang menyediakan sekitar 2 persen dari nilai harian. Kadar lemak ini seluruhnya terdiri dari lemak tak jenuh. Belimbing tidak memiliki lemak jenuh, lemak trans atau kolesterol.
  • Vitamin dan Mineral – Dalam satu belimbing mengandung 24 mg vitamin C, atau 40 persen dari nilai harian untuk vitamin C. Menyediakan sekitar 15 persen kebutuhan harian vitamin A. Kandungan zat besi dalam buah belimbing sekitar 0.36 mg, atau 2 persen dari nilai harian. Belimbing mengandung kalsium, kalium atau natrium.
Berbagai manfaat belimbing dapat kita peroleh dengan mengkonsumsinya, namun kita tetap harus bijak saat memakannya. Belimbing terasa manis, karena kandungan glukosanya, sehingga tidak baik jika dikonsumsi berlebihan. Konsumsi buah yang beragam, dapat menjadi lebih baik, daripada hanya berkonsentrasi pada satu jenis buah saja.

Mengenal 1000 Manfaat Dan Khasiat dari Buah Mengkudu


Jun 3 2015 - 1:43am admin indonews3
IndoNews – Mengenal 1000 Manfaat Dan Khasiat dari Buah MengkuduMengkudu atau keumeudee (Bahasa Aceh)  Adalah pace, kemudu, kudu (Bahasa Jawa); cangkudu (Bahasa Sunda); kodhuk (Bahasa Madura); tibah (Bali) berasal daerah Asia Tenggara, tergolong dalam famili Rubiaceae. Nama lain untuk tanaman ini adalah noni (BahasaHawaii), nono (Bahasa Tahiti), nonu (Bahasa Tonga), ungcoikan (Bahasa Myanmar) dan ach (Bahasa Hindi).
Tanaman ini tumbuh di dataran rendah hingga pada ketinggian 1500 m. Tinggi pohon mengkudu mencapai 3-8 m, memiliki bunga bongkol berwarna putih. Buahnya merupakan buah majemuk, yang masih muda berwarna hijau mengkilap dan memiliki totol-totol, dan ketika sudah tua berwarna putih dengan bintik-bintik hitam.
Secara tradisional, masyarakat Aceh menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Daunnya juga digunakan sebagai salah satu bahan nicah peugaga yang sering muncul sebagai menu wajib buka puasa. Karena itu, mengkudu sering ditanam di dekat rumah di pedesaan di Aceh. Selain itu mengkudu juga sering digunakan sebagai bahan obat-obatan. Morinda Citrifolia atau yang biasa kita kenal dengan buah mengkudu atau pace memang telah sejak dahulu dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Bahkan buah ini disebut-sebut sebagai “Hawai Magic Plant” tumbuhan ajaib dari hawai.
Buah yang dahulunya disebut dengan “Noni” ini juga menjadi buah keramat di tahun 1500 SM oleh bangsa Polinesia. Bangsa tersebut meyakini jika buah mengkudu memiliki banyak manfaat tersendiri bagi penduduk Polinesia.
Kini kita dihadapkan dengan kemajuan teknologi dan informasi yang semakin canggih, lalu apakah mitos mengenai buah mengkudu tersebut benar? Oke mari kita analisa apa saja kandungan dari buah mengkudu tersebut!
Mengenal Manfaat dari Buah Mengkudu
Buah Mengkudu
Buah mengkudu memiliki kandungan Senyawa Terpenoid, Zat antibakteri, Asam arkobat, Scopeletin, Zat Anti Kanker, Xereonine, serta memiliki nutrisi lengkap yang diperlukan bagi tubuh manusia.
Kandungan Buah Mengkudu :
    Zat nutrisi : secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam mengkudu : xeronine, plant sterois,alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginine, proxeronine, antra quinines, trace elemens, phenylalanine, magnesium, dll.
Terpenoid :  Zat ini membantu dalam proses sintesis organic dan pemulihan sel-sel tubuh.
Zat anti bakteri.Zat-zat aktif yang terkandung dalam sari buah mengkudu itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen (mematikan) seperti Salmonella montivideo, S . scotmuelleri, S . typhi, dan Shigella dusenteriae, S . flexnerii, S . pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.
Scolopetin :  Senyawa scolopetin sangat efektif sebagi unsur anti peradangan dan anti-alergi.
    Zat anti kanker :   Zat-zat anti kanker yang terdapat pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.
    Xeronine dan Proxeronine : Salah satu alkaloid penting yang terdapt di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif, mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.
Lalu apa saja Manfaat Buah Mengkudu?
Berdasarkan penelitian dari kandungan didalam buah mengkudu, Buah yang satu ini sangat kaya akan manfaat. Berikut beberapa Manfaat buah mengkudu Bagi Kesehatan :
  • Memperlancar peredaran darah serta memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan dengan zat scopoletin yang terkandung didalam buah mengkudu. Zat ini juga dapat membunuh beberapa varian bakteri , serta bersifat sebagai anti alergi.
  • Mematikan bakteri penyebab infeksi dan juga sebagai pengotrol bakteri pathogen melalui zat anti bakteri yang terkandung didalamnya.
  • Buah mengukudu juga terbukti dapat melawan penyakit kanker atau sel-sel abnormal melalui zat anti kanker yang terkandung didalam buah tersebut.
  • Dapat Menjadi Zat Pencegah Kanker dan Tumor.
  • Dapat membantu peningkatan daya tahan tubuh.
  • Mengkudu bisa membantu mengurangi rasa sakit.
  • Mengatasi Peradangan dan Alergi
  • Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Manfaat Mengkudu untuk Kecantikan antara lain :
  •     Memberantas ketombe.
  •     Mencegah rambut rontok.
  •     Menghilangkan sisik kulit.
Khasiat Lainnya Untuk Buah Mengkudu :
Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:
  • Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  • Sistem pernapasan: Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  • Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  • Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, serta masalah-masalah pada kulit lainnya.
  • Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  • Gangguan menstruasi: Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  • Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  • Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan pada hormon tiroid.
  • Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Berikut Cara Pengaplikasian Buah Mengkudu Untuk Pengobatan

1. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa diatasi dengan ramuan buah mengkudu. Caranpemakaian, gunakan dua buah Mengkudu yang telah masak di pohon tambahkan satu sendok makan madu. blender buahnya untuk diambil sarinya, kemudian dicampur dengan madu. diminum dua hari sekali.

2. Buah Mengkudu Untuk Menyembuhkan Batuk

Manfaat buah mengkudu yang lainnya adalah mengobati batuk. berikut resepnya  satu buah mengkudu dan ½ genggam daun poo (bujanggut). campurkan bahan tersebut dan direbus dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Saring kemudian, diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

3. Buah Mengkudu Untuk Obat Sakit Perut

Khasiat buah mengkudu yang selanjutnya adalah sebagai obat sakit perut. Gunakan 2-3 helai daun mengkudu. cuci bersih, kemudian ditumbuk halus, ditambah garam secukupnya dan kemudian diseduh dengan air panas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum.

4. Buah Mengkudu Untuk Mengobati Sakit Kuning

Gunakan 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 bungkul gula batu. kemudian, buah mengkudu diblender dan peras untuk diambil sarinya, kemudian dicampur dengan madu aduk sampai rata. Saring airnya, diminum dan diulangi 2 hari sekali.

5. Buah Mengkudu Untuk Demam, Masuk angin dan influenza

Gunakan 1 buah mengkudu tambahkan 1 rimpang kencur. Kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih dan hingga tinggal tersisa 1 gelas. Setelah dingin, airnya disaring, kemudiant diminum dua kali sehari, tiap pagi dan sore.

6. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi kulit bersisik

Untuk ramuan buah mengkudu mengatasi kulit bersisik dengan Cara, bagian kulit yang bersisik digosok dengan buah mengkudu tersebut sampai merata, dan dibiarkan selama 5-10 menit, kemudian dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air hangat.

7. Buah Mengkudu Untuk Mengatasi Hipertensi.

Ambil 2 buah mengkudu yang telah masak di pohon tambahkan 1 sendok makan madu. Kemudian buah mengkudu di blender dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian dicampur dengan madu aduk sampai merata dan disaring. Minum dan diulangi dua hari sekali.

8. Buah Mengkudu Untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.

Buah mengkudu mampu meningkatkan daya tahan tubuh kita karena didalam buah mengkudu teradapat kandungan yang dapat mengaktifkan kerja kelenjar tiroid dan kelenjar timus .

Tips Untuk memanfaatkan Buah Mengkudu Agar Lebih Berkhasiat.

Jika Ingin Mendapatkan Manfaat Mengkudu dengan semaksimal mungkin maka usahakan untuk mengambil sarinya hal ini dapat dilakukan dengan cara di blander ataupun di serut sesuai dengan kebutuhan setelah hal tersebut di lakukan saring degan penyaring yang lembut agar kita benar-benar mendapatkan sarinya yang tanpa ampasnya dan juga kita dapat tambahkan madu secukupnya untuk di gunakan pengobatan sekian terimakasih ðŸ˜€

khasiat tongkat ali

Khasiat Tongkat Ali – Penghargaan Bagi Kaum Pria Lelaki . Mari kita perhatikan, khasiat menakjubkan apa saja yang dihasilkan Tongkat Ali dalam tubuh dan bagaimana herbal menakjubkan ini dapat melakukannya.
Sebagaimana wanita, ketika memasuki masa menopause, pria juga bisa kehilangan gairah seksualnya akibat berbagai penyebab.
Di antaranya adalah akibat rendahnya atau kurangnya hormon testosteron dalam darah sehingga mampu menurunkan fungsi seksual. Dalam istilah medisnya atau kedokteran, rendahnya kadar testosteron ini disebut Testosteron Deficiency Syndrome  (TDS).
Testosteron berperan dalam memperkembangkan dan mempertahankan libido (hasrat seksual) dan perilaku lelaki Pria. Tongkat Ali bekerja dengan meningkatkan produksi testosteron dalam tubuh.
Hormon testosteron diperlukan sekali untuk pertumbuhan dan perkembangan organ reproduksi pria dan bermanfaat untuk:
  • Meningkatkan gairah seksual.
  • Membuat tulang lebih kuat.
  • Meningkatkan kepadatan otot.
  • Mengurangi lemak tubuh.
  • Meningkatkan laju metabolisme pembakaran energi dan fosforilasi oksidatif.
  • Meningkatkan pembentukan sel darah atau Hemoglobin sehingga membantu mempertahankan tingkat energi yang lebih tinggi dan mempercepat masa regenerasi dan pemulihan setelah sakit atau setelah terluka.
  • Meningkatkan fungsi otak termasuk kekuatan memori atau daya ingat.
  • Mengurangi stres dan bad mood dan membantu mempertahankan suasana hati yang gembira.
Tongkat Ali mengandung suatu unsur biologi aktif yang bernama  EuryPeptides  yang mampu meningkatkan DHEA dan merangsang produksi hormon testosteron bebas, sekaligus menekan hormon penghambatnya yaitu, SHBG  (Sex Hormone Binding Globulin) .
Testosteron akan meluncurkan metabolisme tubuh sehingga menaikkan gairah seksual (libido) pria. Penelitian  dari institusi pendidikan ternama University Science of Malaysia  mengenai efek Tongkat Ali pada tikus yang dikebiri menunjukkan bahwa pada hari ke 32, tingkat dari hormon testosteron meningkat dan para tikus itu menjadi aktif secara seksual.
Kaitan antara testosteron dengan depresi terungkap melalui hasil sebuah penelitian para ahli di  University of Western Australia terhadap sekitar 4.000 orang pria tua berusia 70 tahun ke atas.
Para pria tua dan dewasa yang kadar testosteronnya rendah tercatat memiliki kemungkinan tiga kali lebih besar menderita depresi di bandingkan mereka yang kadar hormonnya tinggi.
Para dokter telah menerbitkan temuannya dalam  Archives of General Psychiatri  menduga, kadar hormon testosteron mampu mempengaruhi kadar suatu senyawa penting dalam otak yang memicu timbulnya depresi.

Meningkatkan Kesuburan Pria, Anti-Penuaan, Memperlambat Proses Menopause

Tongkat Ali meningkatkan produksi hormon HGH  (Human Growth Hormone)  yang bermanfaat untuk: menghambat proses penuaan (Anti-Aging) , meningkatkan kesuburan (fertilitas) pria, memperbaiki kualitas sperma, meremajakan sel-sel tubuh, memperlambat proses menopause dan membuat tulang serta persendian menjadi kuat, sekaligus meningkatkan produksi sel darah putih dan merah.

Memperbaiki Peredaran Darah dan Juga Merangsang Saraf Pusat

Berdasarkan penelitian para ahli dan pakar tanaman herbal, tumbuhan afrodisiak seperti Tongkat Ali, secara fisiologis dapat melancarkan peredaran darah pada sistem saraf pusat atau sirkulasi darah tepi.
Efeknya, meningkatkan sirkulasi darah pada alat kelamin pria. Khasiat inilah yang ternyata digunakan Tongkat Ali dalam mengatasi disfungsi ereksi (Impotensi).

Memperbaiki Sistem Metabolisme Tubuh

Tongkat Ali memperbaiki proses pelepasan dari kelenjar Tyroxine, yang akan mengatur sistem metabolisme tubuh manusia sehingga membantu memproduksi energi (pembakaran kalori) secara lebih efektif dan membantu menghancurkan lemak sehingga juga akan membantu proses penyempurnaan fungsi organ tubuh.

Meningkatkan Tingkat Energi, Daya Tahan Tubuh, dan Stamina Badan

Tongkat Ali akan meningkatkan hasil produksi Adenosine Tri-Phosphate (ATP), yang bermanfaat untuk meningkatkan energi dan stamina, tanpa efek samping seperti gelisah atau insomnia.

Anti-Malaria

Senyawa alami  quassinoid, eurycomanone,  dan  alkaloid  dalam tongkat ali menunjukkan aktivitas anti-plasmodium (anti-malaria).

Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Tongkat Ali ternyata juga dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung karena Tongkat Ali mampu memperbaiki sirkulasi darah yang tidak lancar dan meningkatkan kadar kolesterol HDL yang bermanfaat mengurangi risiko penyakit jantung.
Tongkat Ali merupakan satu-satunya herbal pria paling lengkap yang yang dikenal di seluruh dunia sebagai afrodisiak yang ampuh. Tongkat Ali juga membantu sekali mengatasi berbagai disfungsi seksual sekaligus meningkatkan fungsi seksual pada pria, membantu membesarkan otot – otot seperti binaragawan, dan meningkatkan stamina serta energi.
Sebagai obat herbal, Tongkat Ali tidak memiliki efek samping yang didapati pada obat-obatan lain yang mengandung bahan kimia. Spesialnya, Ini menjadikan Tongkat Ali obat herbal yang serba guna dan tak tertandingi lagi.

12 Manfaat Seledri Bagi Kesehatan Tubuh


Advertisement
Manfaat seledri sudah menjadi sahabat bagi para ibu rumah tangga. Daun seledri sering dijadikan bumbu penyedap dalam masakan berkuah, karena aromanya yang khas, dapat mengeluarkan aroma masakan hangat. Seledri juga sering dijadikan hiasan untuk mempercantik tampilan masakan saat penyajiannya. Namun daun seledri biasanya tidak terlalu dipentingkan dalam penggunaannya, tidak seperti pada manfaat daun salam atau manfaat daun singkong yang difavoritkan untuk ditanam. Padahal seledri sendiri, sangat baik dikonasumsi karena manfaatnya yang berlimpah, seperti berikut ini 1) :
  1. Seledri merupakan tanaman herbal yang sangat rendah kalori. Daun seledri hanya berisi 16 kalori per 100 g dan mengandung serat non larut , yang bila dikombinasikan dapat menurunkan berat  dan kadar kolesterol dalam darah.
  2. Sumber yang kaya antioksidan flavonoid seperti zea xanthin, lutein, dan beta karoten, yang berfungsi sebagai pelindung tubuh, meningkatkan imunitas tubuh dan pencegahan kanker.
  3. Seledri merupakan sumber vitamin A yang baik.  Vitamin A dan beta karoten adalah antioksidan flavonoid alami yang dibutuhkan untuk menjaga selaput lendir sehat dan kulit, dan mata.
  4. Seledri mengandung asam folat, riboflavin, niasin, dan vitamin C, yang sangat penting untuk metabolisme yang optimal.
  5. Daun dan biji-bijian mengandung banyak minyak atsiri yang penting mencakup terpen, limonene dan humulene. Namun aroma khas seledri ini disebabkan senyawa kimia yang dikenal sebagai phthalides (butylphthalid dan turunan sedanenolid dihidro-nya) di dalamnya.
  6. Minyak atsiri yang diperoleh dari ekstraksi tanaman seledri telah digunakan sebagai obat untuk menenangkan kondisi gugup dan osteoarthritis. Selain itu bagian biji, dan akarnya memiliki sifat diuretik (membuang kelebihan air dari tubuh melalui urine), galactogogue (sekresi bantuan ASI), stimulan, dan sifat tonik.
Manfaat Seledri dalam Kandungan Gizinya
Seledri merupakan sayuran rendah kalori yang penuh dengan nutrisi. 1 cangkir jus seledri segar, yang dihasilkan dari 4 cangkir seledri cincang mentah memiliki 65 kalori, kurang dari 0,7 gram lemak dan hampir 2,8 gram protein. Hal ini membuat jus seledri merupakan pilihan sayuran yang baik. Sekitar 3,5-5 cangkir seledri per minggu, yang merupakan jumlah yang direkomendasikan untuk pria dan wanita2)3).
7. Kalium
8. Kalsium
9. Vitamin K
10. Folat
11. Antioksidan
12. Serat Makanan
sponsored links

Rambut Cantik Dengan Manfaat Seledri

seledri
Daun Seledri
Rambut merupakan mahkota kepala yang harus dirawat dengan baik. Penampilan yang baik harus dengan merawat pula kesehatan rambut. Masalah yang sekarang sering dijumpai pada rambut adalah kerontokan yang disebabkan seringnya gonta-ganti gaya rambut dengan bahan-bahan kimia.  Rambut yang rontok terus menerus dapat menyebabkan kebotakan, karena itu harus diatasi. Banyak perawatan di salon yang memang dapat dilakukan, namun tentunya menguras biaya yang tidak sedikit. Terapi dengan manfaat seledri mampu melebatkan kembali rambut dan menjaga kulit kepala.
Caranya mudah, siapkan sekiranya 10 tangkai daun seledri kemudian haluskan. keramaslah seperti biasa, setelahnya gosokkan seledri yang dihaluskan tersebut pada rambut hingga merata. Pijatlah dengan lembut rambut agar meresap pada kulit kepala. Kemudian diamkan selama sejam dengan menggunakan shower cap atau topi pembungkus. Bilas hingga bersih rambut setelah satu jam. Lakukan seminggu dua kali untuk perawatan untuk hasil yang maksimal.

Tumbuhan obat


Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Kulit kayu pohon kina digunakan sebagai obat malaria
Tumbuhan obat adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi dan diketahui berdasarkan pengamatan manusia memiliki senyawa yang bermanfaat untuk mencegah dan menyembuhkan penyakit, melakukan fungsi biologis tertentu, hingga mencegah serangan serangga dan jamur. Setidaknya 12 ribu senyawa telah diisolasi dari berbagai tumbuhan obat di dunia, namun jumlah ini hanya sepuluh persen dari jumlah total senyawa yang dapat diekstraksi dari seluruh tumbuhan obat.[1][2]
Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat telah ada sejak zaman prasejarah manusia. Pada tahun 2001, para peneliti telah mengidentifikasi bahwa 122 senyawa yang digunakan di dunia kedokteran modern merupakan turunan dari senyawa tumbuhan yang sudah digunakan sejak zaman prasejarah.[3] Begitu banyak obat-obatan yang tersedia saat ini merupakan turunan dari pengobatan herbal, seperti aspirinyang terbuat dari kayu pohon dedalu, juga digitalisquinine, dan opium.
WHO memperkirakan bahwa 80 persen warga di benua Asia dan Afrika memanfaatkan pengobatan herbal untuk beberapa aspek perawatan kesehatan. Amerika Serikat dan Eropa memiliki ketergantungan yang lebih sedikit, namun memperlihatkan kecenderungan meningkat sejak efektifitas beberapa tumbuhan obat telah teruji secara ilmiah dan terpublikasikan. Pada tahun 2011, total tumbuhan obat yang diperdagangkan di seluruh dunia mencapai nilai lebih 2.2 miliar USD.[4]
Dengan sumber yang berasal dari tumbuhan, maka kekayaan hayati suatu negara seperti hutanmenjadi penting,[5] dan kerusakan hutan mengancam keberadan tumbuhan obat yang pernah dan saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat adatpenghuni kawasan hutan dan sekitarnya.[6] Keanekaragaman hayati di dalam hutan penting selain sebagai sarana melestarikan spesies tumbuhan obat untuk manusia, juga dapat menjadi sumber obat-obatan darurat bagi hewan langka yang ada di cagar alam. Tumbuhan yang bermanfaat tersebut perlu diidentifikasi dan diteliti lebih lanjut, dan pakar konservasi atau jagawana perlu dilatih untuk menggunakan tumbuhan obat tersebut.[7] Pengetahuan mengenai pemanfaatan tanaman obat di dalam hutan dapat digali dari masyarakat setempat berdasarkan pengalaman mereka yang diturunkan dari generasi ke generasi.[8][9] Masyarakat Suku Tugutil di Taman Nasional Aketajawe Lolobata,Halmahera, memiliki pengetahuan terhadap setidaknya 116 spesies tumbuhan lokal, dengan 71 spesies dimanfaatkan sebagai tanaman pangan dan 45 spesies dimanfaatkan sebagai tumbuhan obat.[10]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sejak zaman prasejarah, rempah-rempah pada awalnya digunakan sebagai bumbu penyedap makanan, namun perlahan diketahui memiliki beragam manfaat.[1][2] Terutama rempah-rempah yang memiliki kemampuan antimikroba sehingga dapat mengawetkan makanan. Cara ini diperkirakan berawal di wilayah tropis di mana makanan tidak bisa diawetkan karena faktor iklim. Berbeda dengan wilayah iklim sedang yang memiliki musim dingin sehingga makanan dapat diawetkan secara temperatur rendah.[11] Daging secara umum di berbagai budaya dibumbui lebih banyak dari sayuran karena daging lebih cepat rusak.[12]
Berbagai bukti arkeologis menemukan bahwa manusia menggunakan tumbuhan obat setidaknya sejak zaman Paleolitikum, sekitar 60 ribu tahun yang lalu. Namun diperkirakan hal itu terjadi lebih awal, karena primata yang masih hidup saat ini juga telah menggunakan berbagai dedaunan spesifik untuk menyembuhkan penyakit tertentu.[13] Sampel tumbuhan yang dikumpulkan dari lokasi prasejarah Neanderthal Gua Shanidar di Iran menemukan sejumlah besar polen dari 8 spesies tumbuhan, dengan tujuh diantaranya masih digunakan sampai sekarang sebagai pengobatan herbal.[14]
Dalam sejarah tertulis, setidaknya setudi mengenai rempah daun telah dilakukan sejak 5000 tahun lalu di Sumeria, dan tertulis di tablet tanah liat yang memuat daftar ratusan tumbuhan obat. Pada tahun 1500 SM bangsa Mesir Kuno menulis Papirus Eber yang berisi lebih dari 800 tumbuhan obat, termasuk diantaranya bawang putih dan mariyuana.[15] Di India, pengobatan Ayurveda telah menggunakan berbagai tumbuhan obat sejak 1900 SM.[16][17] Kaisar China Shennong disebutkan telah menulis setidaknya 365 tumbuhan obat dan pemanfaatannya, termasukmariyuana dan ephedra (yang menjadi asal kata nama obat ephedrine).[18] Pada Yunani Kuno, setidaknya tumbuhan obat telah dipelajari sejak abad ke 3 SM oleh Diocles of Carystus, namun sebagian besar isinya mirip dengan yang ditemukan di Mesir.[19]

Fitokimia[sunting | sunting sumber]

Semua tumbuhan menghasilkan senyawa kimia sebagai bagian dari aktivitas metabolisme. Senyawa fitokimia ini dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:
  • Metabolit primer seperti gula dan lemak yang ditemukan di seluruh jenis tumbuhan.
  • Metabolit sekunder yang tidak ditemukan di semua jenis tumbuhan, dan setiap jenis tumbuhan dapat memiliki jenis dan fungsi metabolit sekunder yang berbeda-beda.[20]
Contoh metabolit sekunder yaitu toksin yang digunakan untuk melawan predator dan feromon yang digunakan untuk menarik perhatianserangga untuk melakukan penyerbukan. Metabolit sekunder inilah yang banyak digunakan sebagai obat-obatan pada manusia, seperti inulindari akar dahlia sebagai media penyimpanan energi digunakan manusia untuk pengobatan ginjalkuinina dari kina menghasilkan rasa pahit sehingga mencegah tumbuhan dimakan herbivora, pada manusia dijadikan obat malaria; dan morfin dari lateks opium merupakan pertahanan ketika biji opium yang sedang berkembang diserang, oleh manusia dijadikan bahan obat-obatan.[20] Bahkan tumbuhan yang beracun dapat memiliki manfaat secara medis.[21]
Tumbuhan mensintesis berbagai jenis fitokimia, namun sebagian besar merupakan turunan dari senyawa biokimia dasar:[22]
  • Alkaloid merupakan senyawa kimia yang memiliki cincin nitrogen. Alkaloid dihasilkan dari berbagai jenis organisme dari bakteri hingga animalia. Alkaloid dapat dimurnikan dengan menggubakan ekstraksi asam-basa. Berbagai alkaloid bersifat toksik bagi organisme lain. Contoh alkaloid adalah kafein. Secara umum alkaloid memiliki rasa pahit.
  • Polifenol adalah senyawa yang mengandung cincin fenol. Contoh polifenol yaitu antosianin yang memberi warna ungu pada anggurtanninyang memberi rasa pada teh, dan isoflavon dari kedelai.
  • Glikosida adalah molekul gula yang terikat dengan substansi non-karbohidrat, biasanya senyawa organik. Glikosida berperan sebagai media penyimpanan energi pada tumbuhan dan dapat diaktifkan melalui hidrolisis oleh enzim yang melepaskan rantai gula dari glikosida sehingga dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan.
  • Terpena adalah senyawa organik yang umumnya dihasilkan oleh konifer. Terpena memiliki aroma yang kuat dan berfungi melindungi konifer dari serangan serangga. Terpena ada pada resin atau getah konifer. Oleh manusia, terpena digunakan sebagai parfum, pemberi rasa pada makanan, dan aromaterapi.

Uji klinis[sunting | sunting sumber]

Berbagai rempah daun memiliki efek positif ketika diuji secara in-vitro, pada hewan, dan uji klinis skala kecil,[23] namun tidak jarang beberapa tumbuhan obat memiliki efek negatif.[24]
Pada tahun 2002, National Institutes of Health mulai membiayai uji klinis terhadap efektivitas obat herbal.[25] Survey pada tahun 2010 terhadap 1000 jenis tumbuhan, 356 diantaranya telah memiliki hasil uji klinis mengenai manfaatnya secara farmakologi. Sekitar 12 persen dikatakan "tidak memiliki manfaat yang signifikan" meski telah tersedia di pasar.[26] Dan berdasarkan Cancer Research UK, tidak ada satupun pengobatan herbal yang terbukti secara klinis dapat mencegah atau mengobati kanker.[27] Berbagai pakar pengobatan herbal mengkritik studi ilmiah terhadap obat-obatan herbal karena tidak memasukkan pengetahuan historis yang dapat memberikan informasi mengenai dosis optimal, spesies yang detail, waktu pemanenan, dan target populasi penerima obat.[3][28]